~ Nasehat Sang Buddha kepada Pasangan Suami Istri ~
Sang Istri
Dalam nasehat-Nya kepada para wanita mengenai peranan mereka dalam kehidupan rumah tangga,
Sang Buddha menyadari bahwa kedamaian dan keharmonisan dalam sebuah rumah tergantung
sepenuhnya kepada para wanita.
Nasehat-nasehatnya realistis dan praktis
saat Beliau menjelaskan sejumlah karakteristik yang baik
yang seorang wanita mesti ataupun tidak kembangkan dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam berbagai kesempatan, Sang Buddha menasehati bahwa seorang Istri harus-lah:
* Tidak menyimpan pikiran buruk terhadap Suami-nya
* Tidak menjadi kejam, kasar atau terlalu dominan
* Tidak menjadi tukang boros namun haruslah berhemat dan hidup sesuai kemampuan-nya
* Menjaga dan melindungi pendapatan dan harta benda Suami-nya yang diperoleh dengan susah payah
* Selalu berhati-hati dan murni dalam pikiran dan tindakan-nya
* Harus setia dan tidak menyimpan pikiran-pikiran kotor
* Menjaga ucapan dan sopan dalam tindakan
* Baik hati, tekun dan bekerja keras
* Bijaksana dan memberikan kasih sayang kepada Suami-nya,
dan tindakan-nya semestinya seperti cinta kasih seorang Ibu yang selalu melindungi putra tunggal-nya
* Rendah hati dan menghormat
* Tenang, seimbang dan memahami – melayani
tidak hanya sebagai seorang Istri
namun juga sebagai seorang Sahabat
dan sebagai seorang pemberi nasehat saat dibutuhkan
Sumber:
Buku Dharma
Judul: Rumah Tangga Bahagia - Dalam Sudut Pandang Agama Buddha
Oleh: Ven. K. Sri Dhammananda
Halaman 37-38
No comments:
Post a Comment